Rabu, 07 Oktober 2009


BERBAGI UNTUK KEHIDUPAN

Dua orang arif melintas digurun yang tandus. Dalam perjalanan, mereka melihat seekor burung diantara semak-semak. Burung itu tidak dapat bergerak, apalagi terbang. Ternyata burung tersebut lumpuh. Bagaimana burung itu mendapatkan makanan untuk menyambung hidupnya?

Belum sempat kedua sahabat berucap, seekor burung yang lain terbang dan hinggap diranting, tepat diatas burung yang lumpuh. Kemudian menyuapi burung yang lumpuh Dengan makanan yang ada diparuhnya. Subhanallah. Allah SWT memberikan makanan kpd semua makhluk-NYA, melimpahkan rahmat kpd seluruh ciptaan-Nya.

Sungguh menakjubkan, bahwa burung yang lumpuh dan tidak mampu mencari makan ada yang memberi makan. Tetapi yang lebih menakjubkan lagi adalah burung yang mau berbagi makanan bagi sesamanya yang lumpuh.

Ada penelitian lain yang juga sangat menyentuh nurani kita. Ditemukan seekor tikus buta kedua matanya, lalu bagaimana tikus tersebut dapat berjalan jauh dan mencari makan bersama tikus yang lain? Diletakan kamera pada tikus yang buta tersebut untuk mengetahui aktifitasnya. Hasilnya luar biasa, ternyata untuk berjalan dan mencari makan bersama, tikus buta yng renta tersebut dituntun dengan menggunakan ranting yang digigit oleh tikus yang lebih muda. Dengan demikian tikus tersebut bisa dan mampu untuk menyambung hidupnya.

Hewan telah mengajarkan makna kehidupan kpd kita. Berbagi untuk kehidupan. Masalahnya banyak manusia yang kekurangan, didunia ini ada 6 miliyar manusia, 1,5 milyar orang kekurangan makanan dan 1,5 milyar  manusia kesulitan air minum, banyak dari mereka yang “lumpuh” usahanya, meninggal kepala keluarganya, terhimpit beban utang dan kebutuhan hidup yang mencekik, dan “buta” kemana harus mengais rezeki. Dalam penderitaan mereka adakah yang mau berbagi untuk kelangsungan dan kekhalayakan hidupnya?

Berbagilah dan hidup kita lebih sempurna

Dipalestina ada 2 lautan yang sangat berbeda, yang pertamaaa, laut galilea, sebuah danau yang sangat luas sehingga disebut laut. Airnya sangat jernih digunakan sbg sumber air minum. Ikan-ikan dan manusia berenang diairnya yng sejuk, laut galilea dikelilingi kebun, ladang dan pepohonan yang menghijau, rerumputan yang menyelumuti bak permadani, banyak rumah-rumah penduduk yang dibangun disekitarnya.

Laut yang kedua adalah laut mati. Dinamakan demikian karena yang ada didalamnnya akn mati, airnya sangat asin sehingga manusia dan hewan akan sakit jika meminumnya. tidak ada ikan didalamnya, tidak tumbuh pepohonan ditepinya, manusia juga enggaaan mendirikan rumah didekatnya karena baunya yang tidak sedap.
Yang menarik, air yang mengaliri kedua laut tersebut berasal dari suber yang sama, sungai yordan. Apa yang menjadikan berbeda? Laut galilea, ketika mendapatkan air dari yordan memanfaatakannya, kemudian mengalirkan airnya kedanau-danau dan sungai lain disekitarnya, sehingga sungai dan danau lain dapat memperoleh manfaat darinya, laut galilea menerima dan memberi kehidupan bagi semua yang ada disekkitanya.

Sementara laut mati, bagitu meenrima air dari sungai yordan menimbun airnya dan sama sekali tidak mengalirkan airnnya kesungai atau danau lain, laut mati benar-benar mati karena menerima tapi tidak memberi kehidupan yang ada disekitarnya.

Dalam hidup dan kehidupan nanti, kita akan meraih kesempurnaan ketika kita mampu berbagi dan memberi kehidupan bagi orang lain. Bukankah harta kita adalah amanat allah yang harus segera setiap saat untuk kita alirkan kpd sesama yang membutuhkan. Sebagaimana air, jika tidak mengalir akan menjadi sumber penyakit, keluar bau yang tidak sedap dan menjadi keruh, sebaliknya jika mengalir maka air menjadi jernih, membawa kehidupan dan menumbuhkan. Harta juga akan menjadikan pemiliknya lebih hidup dan sempurna jika dialirkan dengan berbagi. Berbagilah dan allah swt Maha Kaya dan Maha Pemurah untuk memberikan balasan berlipat bagi setiap perniagaan dengan-Nya. Allah mengutus hamba-hamba-Nya untuk menebarkan kebaikan menyambung kehidupan dengan berbagi kpd sesama kita.
Dari hasan r.a Rasulullah Saw bersabda “Sesungguhnya allah swt mempunyai para hamba yang diciptakan-Nya untuk kebutuhan manusia. Kebutuhan-kebutuhan manusia terpenuhi dengan tangan mereka, mereka itulah orang-orang yang aman sejahtera dari kejutan yang dahsyat pada hari kiamat.” (HR Ibnu Abi Dunya).

Yaaaa Allah, sibukan hamba untuk membagi-bagikan rezeki-Mu, dan menyimpan rezeki dari-Mu. Birahmatika ya arhama ar-Raahimin.

Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

komentarlah

Free Dragon Flying Precision Select Cursors at www.totallyfreecursors.com